Sistem 001 Pembersih Lautan

Sistem 001 Pembersih Lautan

Teknologi Sistem 001 Pembersih Lautan yang Sekarang Menjadi Trend

Sistem 001 Pembersih Lautan – Plastik saat ini menjadi salah satu sumber pencemaran paling berat di lautan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Pencemaran laut karena plastik telah menjadi permasalahan dunia namun ada beberapa negara penghasil sampah plastik terbanyak malah seakan-akan tidak peduli.

Negara-negara dunia lewat badan amal dunia telah lama mengkampanyekan masalah pencemaran plastik ini. Ratusan juta ton sampah plastik mencemari lautan setiap tahunnya. Dan jumlah ini semakin meningkat tiap tahunnya.

Pemerhati lingkungan berusaha mengingatkan agar setiap negara berusaha mengurangi sampah yang mereka hasilkan. China dan USA adalah dua negara dengan penghasil sampah terbanyak didunia diharapkan berkonstribusi besar. namun kedua negara tersebut tidak begitu antusias dalam hal ini. Banyak negara telah mengetahui ketidak seriusan kedua negara tersebut karena akan mempengaruhi industri mereka.

Sekelompok peneliti yang berpusat di Belanda telah menciptakan sebuah teknologi pembersih lautan dari sampah plastik. Teknologi ini seperti truk raksasa yang berfungsi menyaring air laut dari sampah. Teknologi atau truk sampah laut ini memiliki panjang 600 meter yang telah diuji coba ke salah satu lokasi pencemaran plastik yaitu pulau sampah di samudra pasifik.

Namun ada kekuatiran jika nantinya alat ini akan menyaring hewan-heawan yang berada dilintasan mesin tersebut. Karena mesin ini mampu menyaring sampai 3 meter di bawah permukaan laut.

Mesin The Ocean Cleanup yang dikembangkan oleh perusahaan nirlaba ini diharapkan bisa berperan besar dalam usaha membersihkan sampah plastik di samudera. Dan harapannya didukung oleh setiap negara.

Maksud dari Sistem 001 Pembersih Lautan ini agar bisa membersihkan plastik yang telah lama mencemari dan terperangkap dilautan sehingga tidak menjadi mikroplastik. Bila hal itu terjadi maka akan menggangu kehidupan laut. Bahkan dengan pencemaran berat ikan-ikan yang hidup di daerah tercemar tidak bolah dimakan karena sangat berbahaya.

Kemudian kebijakan atau teknologi lain yang bisa membantu mengurangi sampah plastik yaitu dengan membuatnya menjadi bahan aspal. Diketahui bahwa aspal yang terbuat dari sampah plastik telah dicoba oleh beberapa negara. Aspal dari plastik memiliki ketahanan terhadap air lebih baik dan memiliki keatan yang lebih tinggi.

Share:

Author: jordan smith